PELATIHAN PENINGKATAN MUTU BAGI PENGRAJIN ALSINTAN 2016

Pengujian Mutu Alsintan (1)Untuk meningkatkan para pengrajin Alsintan, Balai Alat dan Mesin Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan Pelatihan Peningkatan Mutu Pengrajin Alsintan yang diselenggarakan selama 3 hari yaitu mulai hari senin tanggal 23 mei hingga hari rabu tanggal 25 mei 2016 di Hotel RODITHA Banjarbaru.

Continue reading

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM | 1 Comment

Database Alat dan Mesin Pertanian dan Klasifikasi UPJA di kalimantan Selatan tahun 2015

Link download :Database Alsintan Kalsel 2015

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, UPJA | Leave a comment

PELATIHAN OPERATOR ALAT DAN MESIN PERTANIAN 2016

Acara pembukaan Pelatihan Operator2016

Acara pembukaan Pelatihan Operator 2016 dibuka secara resmi oleh Bapak Ir. H. Fathurrahman selaku Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan.

Untuk mengintroduksi teknologi baru dibidang mekanisasi pertanian maka diperlukan pelatihan dan pendidikan agar petani mampu untuk mengoperasikan Alsintan dengan baik dan aman, selain itu pelatihan dan pendidikan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani sehingga dapat mengembangkan diri di sub sektor lain maupun dibidang Argoindustri, serta memajukan cara berpikir petani. Berdasarkan hal tersebut Balai Alat dan Mesin Pertanian TPH Prov. Kalsel melaksanakan Kegiatan Pelatihan Operator Alat dan Mesin Pertanian 2016.  Continue reading

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM | Leave a comment

RAPAT KOORDINASI TINGKAT KABUPATEN 2016

Kegiatan Rapat Koordinasi TK Kabupaten dan pembentukkan Asosiasi UPJA. (Kab. HSU)Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten yang dilaksanakan dalam rangka pembentukkan Asosiasi UPJA di tahun 2015 lalu telah dilaksanakan pada 5 (lima) Kabupaten antara lain,

  1. Kabupaten Tabalong pada tanggal 30 April 2015;
  2. Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada tanggal 7 Mei 2015;
  3. Kabupaten Barito Kuala pada tanggal 21 Mei 2015
  4. Kabupaten Balangan pada tanggal 3 November 2015
  5. Kabupaten Tanah Laut pada tanggal 1 Desember 2015

selengkapnya tentang Rapat Koordinasi TK Kabupaten 2015 klik disini Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten 2015

Kegiatan Rapat Koordinasi TK Kabupaten dan pembentukkan Asosiasi UPJA. (Kab. Kotabaru)         Kegiatan Rapat Koordinasi TK Kabupaten dan pembentukkan Asosiasi UPJA. (Kab. Banjar)

Kegiatan Rapat Koordinasi TK Kabupaten dan pembentukkan Asosiasi UPJA. (Kab. Tanah Bumbu)

Untuk terwujudnya Asosiasi UPJA tingkat Provinsi dan berdasarkan Surat Keputusan KPA-SKPD Balai Alat dan Mesin Pertanian Kalimantan Selatan Nomor : 024/KPA-SKPD/I/2016 tanggal 12 Januari 2016 maka Balai Alat dan Mesin Pertanian TPH Prov. Kalimantan Selatan di tahun 2016 kembali melaksanakan Rapat Koordinasi UPJA Tingkat Kabupaten 2016 antaralain di : Continue reading

Posted in Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM, Umum, UPJA | 3 Comments

DEMONTRASI ALSINTAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN 2016

Bapak Gubernur Kalimantan Selatan Bapak H. Sahbirin Noor memberikan sambutan dan arahan pada para peserta dan undangan. (Kab. Tapin)

Bapak Gubernur Kalimantan Selatan Bapak H. Sahbirin Noor memberikan sambutan dan arahan pada para peserta dan undangan. (Kab. Tapin)

Mekanisasi pertanian sebagai supporting sistem mempunyai peran penting dalam mendukung pembangunan di sektor pertanian. Alat dan mesin pertanian (Alsintan) sangat diperlukan dalam upaya mendukung peningkatan produksi dan produktifitas serta kualitas hasil pertanian. Faktor penting yang menentukan keberlanjutan dan keberhasilan pengembangan mekanisasi pertanian tersebut memerlukan strategi dan langkah pengembangan alsintan yang berdasarkan prinsip spesifik lokasi dalam aspek teknologi maupun insfastruktur dan kelembagaan penunjangnya.

Demontrasi Alsintan 2016 Continue reading

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM, Umum | 3 Comments

RAPAT KOORDINASI TINGKAT KABUPATEN 2015

Pembukaan Acara Pembentukan Asosiasi UPJA Tabalong oleh Kepala DInas Kab. Tabolang Beserta Kepala Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel. (Tanjung)Salah satu pengembangan dan pemanfaatan Alsintan di lapangan dilakukan melalui pendekatan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA). Keberadaan UPJA didaerah sentra produksi akan menjadi solusi dalam mengatasi kebutuhan Alsintan bagi petani untuk mengolah lahan pertanian, pengairan, panen dan pascapanen sekaligus juga menjadi solusi dalam mengatasi kelangkaan tenaga kerja perdesaan.

       

Pembinaan kelompok UPJA yang tersebar pada Kab/Kota se-Kalimantan Selatan dilakukan secara berkesinambungan, namun karena banyaknya kelompok UPJA tersebut tidak semuanya dapat dilakukan pembinaan/penyuluhan setiap tahunnya sehingga untuk memudahkan pembinaan/penyuluhan kepada kelompok UPJA yang sudah terbentuk di kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan perlu dibentuk suatu wadah UPJA berupa Asosiasi.

Pertemuan Rakorkab di Kab. Barito Kuala       Pertemuan Rakorkab di Kab. Balangan.

Pada tahun 2015 ini Balai Alat dan Mesin Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan pertemuan koordinasi dalam rangka pembentukkan Asosiasi UPJA pada 5 (lima) kabupaten.

Adapun tujuan Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten yaitu :

  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi antara petugas dan kelompok UPJA
  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi dan motivasi antara anggota kelompok UPJA serta untuk meningkatkan kelas UPJA
  • Membentuk Asosiasi UPJA pada 5 Kabupaten.

 

         

Keluaran (output) dari kegiatan ini yaitu :

  • Terjalinnya koordinasi, komunikasi antara petugas dan anggota kelompok UPJA.
  • Terjalinnya koordinasi, komunikasi yang baik antara anggota kelompok UPJA serta meningkatkan motivasi kelompok UPJA untuk meningkatkan kelas UPJA.

IMG_5445          IMG_5449

Rapat koordinasi tingkat kabupaten dalam rangka pembentukkan Asosiasi UPJA dilaksanakan pada 5 (lima) Kabupaten yaitu di :

  1. Kabupaten Tabalong pada tanggal 30 April 2015;
  2. Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada tanggal 7 Mei 2015;
  3. Kabupaten Barito Kuala pada tanggal 21 Mei 2015
  4. Kabupaten Balangan pada tanggal 3 November 2015
  5. Kabupaten Tanah Laut pada tanggal 1 Desember 2015

       

Adapun Asosiasi UPJA dan kepengurusannya adalah sebagai berikut :

  1. Asosiasi UPJA “Tabalong Bersatu” Kabupaten Tabalong, Periode 2015-2018 dengan susunan kepengurusan :  download link KEPENGURUSAN ASOSIASI UPJA TABALONG BERSATU KAB. TABALONG

Photo Bersama Kepengurusan Asosiasi UPJA Tabalong Bersatu. (Tanjung)

2. Asosiasi UPJA “Murakata” Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Periode 2015-2018 dengan susunan kepengurusan :  download link KEPENGURUSAN ASOSIASI UPJA MURAKATA KAB. HULU SUNGAI TENGAH

Photo bersama Kepengurusan Asosiasi UPJA Murakata. (Barabai)

3. Asosiasi UPJA “Selidah” Kabupaten Barito Kuala Periode 2015-2018 dengan susunan kepengurusan :  download link KEPENGURUSAN ASOSIASI UPJA SELIDAH KAB. BARITO KUALA

Foto bersama dengan kepengurusan Asosiasi UPJA selidah Kab. Batola (Marabahan)

4. Asosiasi UPJA “Pelita Sanggam Jaya” Kabupaten Balangan Periode 2015-2018 dengan susunan kepengurusan :  download link KEPENGURUSAN ASOSIASI UPJA PELITA SANGGAM JAYA KAB. BALANGAN

Foto bersama dengan Kepengurusan Asosiasi UPJA Pelita Sanggam Jaya Kab. Balangan (Paringin)

5. Asosiasi UPJA “Tuntung Pandang” Kabupaten Tanah Laut Periode 2015-2018 dengan susunan kepengurusan :  download link KEPENGURUSAN ASOSIASI UPJA TUNTUNG PANDANG KAB. TANAH LAUT

Kegiatan Rakor Kab. Tanah Laut (Pelaihari)

Dengan terbentuknya Asosiasi UPJA Tingkat Kabupaten diharapkan dapat :

  • Memberikan Pelayanan kepada para anggotanya
  • Melalui asosiasi dapat melakukan pendekatan kepada pemerintah
  • Dapat tercipta komunikasi antara anggota
  • Dapat memecahkan masalah yang dihadapi anggota
  • Memudahkan pembinaan oleh petugas kabupten maupun provinsi.
Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM, Umum, UPJA | 7 Comments

Demontrasi Alsintan TPH

Pengembangan mekanisasi pertanian saat ini di kalimantan Selatan belum berkembang sepenuhnya mengingat beberapa faktor pembatas diantaranya proses transformasi dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi Alsintan terkendala dengan masih terbatasnya jumlah dan jenis Alsintan mulai pra tanam sampai pascapanen dan pengelolaan hasil sehingga sebagian petani belum dapat mengadopsi/mengenal alat tersebut baik bentuk maupun cara pengoperasian.

         

Untuk memperkenalkan dan mendorong pemasyarakatan Alsintan spesifikasi lokasi maka Balai Alat dan Mesin Pertanian TPH Prov. Kalsel melaksanakan kegiatan Demontrasi Alsintan TPH yang dilaksanakan pada hari Senin, 13 April 2015 di Desa Jaro, kec. Jaro,  Kab. Tabalong bersama dengan Gubernur Kalimantan Selatan, Korem 101 Antasari, Bupati Tabalong, Dandim 1008 Tanjung dan Kapolres Tabalong.

Kegiatan diawali dengan Demontrasi alat Combine Harvester yang merupakan kombinasi dari alat panen dan perontok padi dengan kapasitas 7-8 Ha/jam dilanjutkan dengan Demontrasi alat Transplanter yang merupakan mesin tanam yang mampu menanam benih padi 6 jam/ha. Setelah selasai demontrasi alat kegiatan selanjutnya yaitu sambutan-sambutan dan temu wicara bersama Gubernur Kalimantan Selatan Bapak Rudy Arifin.

         

Pada kesempatan tersebut juga telah ditandatangani nota kesepakatan antara Bupati Tabalong, Dandim 1008 tanjung dan Kapolres Tabalong untuk mendukung Pengawalan dan Pengawasan Distribusi Pupuk dan Hasil Panen dalam rangka menyukseskan Program Upsus PAJALE menuju Swasembada pangan 2015-2017 di Kab. Tabalong.

Selain itu beberapa Kelompok Tani di Kab. Tabalong mendapatkan Bantuan Alsintan berupa 10 Unit Hand Traktor Roda 2 dan 8 unit Pompa Air dengan sumber dana APBN Perubahan tahun 2015.

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, Pertanian | Leave a comment

PELATIHAN MODIFIKASI ALSINTAN

Kondisi pengembangan mekanisasi pertanian saat ini di Kalimantan Selatan belum sepenuhnya dapat berkembang mengingat beberapa hal yang menjadi faktor pembatas diantaranya proses transformasi dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi Alsintan mulai pra tanam sampai pascapanen dan pengelolahan hasil sehingga sebagian petani belum mampu mengadopsi Alsintan dengan baik bentuk maupun pengoperasiannya.

Permasalahan lain yang ditemukan dalam pengembangan Alsintan di Kalimantan Selatan yakni masih belum berkembangannya pemanfaatan Alsintan ditingkat petani yang disebabkan oleh kurangnya jumlah dan jenis Alsintan yang dimiliki oleh petani/poktan/gapoktan/UPJA, rendahnya pengusaan teknologi Alsintan oleh petani belum kuatnya dukungan dan fasilitas dari unsur terkait, serta masih rendahnya partisipasi pihak swasta dan BUMN.

Dalam rangka peningkatan produksi  tanaman pangan dan hortikultura, oleh petani maka pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian TPH Prov. Kalsel setiap tahunnya mengalokasikan dana untuk pengadaan Alsintan yang diperuntukkan bagi petani/poktan/gapoktan/UPJA.

Pengadaan peralatan oleh pihak ke 3 selalu melibatkan tim teknis dari pabrikan/ distributor alat untuk melakukan pelatihan untuk operasional/perawatan/pemeliharaan dan perakitan. Kedepannya diharapkan pelatihan tersebut dapat melibatkan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel yang memiliki tim mekanik bengkel beserta fasilitasnya. Sehingga untuk meningkatkan keterampilan tim mekanik bengkel dilaksanakan Pelatihan Modifikasi Alsintan. Kegiatan Pelatihan Modifikasi Alsintan ini dilaksanakan pada tanggal 22 – 26 Maret 2015 di Balai Besar Mekanisasi Pertanian (BBP-Mektan) Serpong, Tangerang , Banten.

Kegiatan Pelatihan Modifikasi Alsintan ini bertujuan untuk :

  • Meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan peserta untuk merakit beberapa jenis alat dan mesin pertanian.
  • Meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan peserta untuk mengoperasikan, merawat/memelihara beberapa alat dan mesin pertanian.

Adapun peserta pelatihan modifikasi alsintan ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari 1 orang pendamping, 5 orang petugas tim mekanik bengkel dan 4 orang petugas dari 3 kabupaten, yaitu 1 orang petugas dari Kab. Tanah laut, 1 orang petugas dari Kab. Barito Kuala dan 2 orang petugas dari Kab. Hulu Sungai Tengah.

Berikut materi yang disampaikan oleh pihak BBP-Mektan pada kegiatan Pelatihan Modifikasi Alsintan ini :

  1. Peran Litbang Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan oleh Bapak Dr. Ir. Agung Prabowo M.Eng.
  2. Pengenalan Sistem Teknis Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP-Mektan oleh Bapak Ir. Wachid B. Gunawan, M.Si.
  3. Pengenalan Hasil-hasil Penelitian dan Pengembangan, Perekayasaan Teknologi Mekanisasi Pertanian oleh Bapak Ir. Cicik Sriyanto.
  4. Alat Tanam Benih Langsung (ATABELA) Sistem Jajar Legowo (jarwo) BBP-Mektan oleh Bapak Ir. Agung Santosa.
  5. Praktek Pembuatan Alat Tanam Benih Langsung (ATABELA) Sistem Jajar Legowo (JARWO) BBP-Mektan oleh Bapak Andri Gunanto, ST, Bapak Tukiman dan Bapak Khotim Mulyono.
  6. Pengenalan Laboratorium Pengujian Alsintan Terakreditasi oleh Ibu Selly Widiastuti, Sp, M.Si.
  7. Praktek Penggunaan Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP-Mektan oleh Bapak Athoillah Azadi, S.Tp.
  8. Pembibitan Padi untuk Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP-Mektan oleh Bapak Suryadi.
  9. Praktek Pembuatan Dapok Bibit Padi untuk Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP Mektan oleh Bapak Hehen Suhendi.

Pada Pelatihan Modifikasi Alsintan tersebut para peserta belajar membuat Alat Tanam Langsung (ATABELA) Sistem Jajar Legowo yang sederhana. Selain itu juga para peserta diajarkan cara pengoperasian, merawat/memelihara alat Indo Jarwo Transplanter serta cara membuat persemaian padi yang diperuntukkan untuk alat tersebut.

        

Pelatihan yang dilaksanakan selama 3(tiga) hari efektif ini dirasakan sangat kurang karena masih banyak hal-hal yang perlu dipelajari untuk meningkatkan kompentensi para peserta khususnya tim mekanik bengkel.

     

Diharapkan pada masa yang akan datang ada pelatihan-pelatihan lainnya sehingga dapat meningkatkan keterampilan tim mekanik bengkel Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel.

Posted in Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM | 346 Comments

Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi

Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi ini dilaksanakan 1 (satu) hari efektif pada hari Selasa tanggal 10 Maret 2015 yang dihadiri oleh 50 orang peserta yang terdiri dari 12 orang Petugas Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Petugas TNI AD pada 12 Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Selatan dan pengurus Kelompok UPJA pada Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Selatan.

      

Kegiatan Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi ini dibuka secara resmi oleh Bapak Ir.  H. Farhurrahman selaku Kepala Dinas Pertanian TPH Prov. Kalimantan Selatan dan dihadiri oleh Seketaris Dinas Pertanian TPH Prov. Kalsel, Kepala Bidang dilingkup Dinas Pertanian TPH Prov. Kalsel serta Kepala UPT dilingkup Dinas Pertanian Prov. Kalsel.

Kegiatan ini bertujuan untuk :

  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi antara petugas dan kelompok UPJA kabupaten/kota se Kalimantan Selatan ;
  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi dan motivasi antar anggota kelompok UPJA serta untuk meningkatkan kelas UPJA ;
  • Mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh kelompok UPJA serta pemecahan masalah.

Adapun materi yang disampaikan pada Rapat Koordinasi tingkat Provinsi antaralain :

  • Kebijakan Pengembangan Alsintan TPH untuk Mendukung Pencapaian Produksi TPH, yang disampaikan oleh Bapak Ir. H. M. Arifin.
  • Program Pengembangan Sarana dan Prasarana Alsintan Mendukung Mekanisasi Pertanian di Kalimantan Selatan yang disampaikan oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar, MP.
  • Peranan Kelompok UPJA dan Pentingnya Asosiasi UPJA Mendukung Mekanisasi Pertanian di Kalimantan Selatan yang disampaikan oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar, MP.
  • Peranan Pelayanan Bengkel pada Kelompok UPJA Mendukung Kinerja UPJA di Kalimantan Selatan yang disampaikan oleh Bapak Budi Raharjo, STP, MT.
  • Pengalaman Pengurus Asosiasi UPJA Amandit yang disampaikan oleh Bapak Yusuf Efendi selaku Ketua Assosiasi UPJA Amandit.
Dengan dilaksanakannya Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi melibatkan TNI AD yang menjadi teman sekerja para petugas dilapangan dapat meningkatkan koordinasi, kerjasama dan komunikasi sehingga permasalahan yang dihadapi kelompok UPJA dapat teratasi dan kelompok UPJA dapat meningkatkan kinerja dan kelas UPJA.
Posted in Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel | 349 Comments

Kunjungan Peserta Diklat Teknis Agribisnis Padi Lahan Rawa

Pada hari Senin tanggal 2 Maret 2015, Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel menerima kunjungan peserta Diklat Teknis Agribisnis Padi Lahan Rawa yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang (BBPP Binuang) dengan jumlah peserta 30 orang serta didampingi oleh beberapa narasumber dari Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang (BBPP Binuang).

       

Kunjungan yang disambut baik oleh Kepala Seksi Pengembangan Teknologi, Ir. Vitaria Siregar, MP, Kepala Seksi Pelayanan Bengkel, Budi Raharjo, STP, MT dan para staf Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel.

     

Kunjungan yang dimaksudkan untuk mengenal, mengoperasikan, merawat dan memelihara Alsin yang diantaranya Alsin Pengolahan lahan baik pra tanam maupun pasca panen adapun Alsin yang dimaksud antaralain : Handtraktor roda 2 tipe Bajak dan Rotary, Paddy Reaper, Hydro tiller, Cultivator, Stripper,  Rice Transplanter, Paddy Mower dan Power Theaser.

 

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel | 362 Comments