RAPAT KOORDINASI TINGKAT KABUPATEN 2015

Salah satu pengembangan dan pemanfaatan Alsintan di lapangan dilakukan melalui pendekatan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA). Keberadaan UPJA didaerah sentra produksi akan menjadi solusi dalam mengatasi kebutuhan Alsintan bagi petani untuk mengolah lahan pertanian, pengairan, panen dan pascapanen sekaligus juga menjadi solusi dalam mengatasi kelangkaan tenaga kerja perdesaan.

      

Pembinaan kelompok UPJA yang tersebar pada Kab/kota se-Kalimantan Selatan dilakukan secara berkesinambungan, namun karena banyaknya kelompok UPJA tersebut tidak semuanya dapat dilakukan pembinaan/penyuluhan setiap tahunnya sehingga untuk memudahkan pembinaan/penyuluhan kepada kelompok UPJA yang sudah terbentuk di kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan perlu dibentuk suatu wadah UPJA berupa Asosiasi.

Pada tahun 2015 ini Balai Alat dan Mesin Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan pertemuan koordinasi dalam rangka pembentukkan Assosiasi UPJA pada 5(lima) kabupaten.

Adapun tujuan Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten yaitu :

  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi antara petugas dan kelompok UPJA
  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi dan motivasi antara anggota kelompok UPJA serta untuk meningkatkan kelas UPJA
  • Membentuk Asosiasi UPJA pada 5 Kabupaten.
     

Keluaran (output) dari kegiatan ini yaitu :

  • Terjalinnya koordinasi, komunikasi antara petugas dan anggota kelompok UPJA.
  • Terjalinnya koordinasi, komunikasi yang baik antara anggota kelompok UPJA serta meningkatkan motivasi kelompok UPJA untuk meningkatkan kelas UPJA.

Rapat koordinasi tingkat kabupaten dalam rangka pembentukkan Asosiasi UPJA sudah dilaksanakan pada 2 (dua) kabupaten dari 5 (lima) yang direncanakan yaitu di Kabupaten Tabalong pada tanggal 30 April 2015 dan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada tanggal 7 Mei 2015.

    

Adapun Asosiasi UPJA dan kepengurusannya adalah sebagai berikut :

  1. Asosiasi UPJA Tabalong Bersatu, Periode 2015-2018 dengan susunan kepengurusan sebagai berikut :

Ketua                      : TAJUDI ( BANUA LAWAS)

Wakil Ketua          : AHMAD SUNDARI (JARO)

Sekretaris              : DAMSI (TANTA)

Wakil sekretaris   : FANDI (DINAS TPH)

Bendahara             : ALEX (HARUAI)

Seksi – seksi

1. Seksi Usaha : SUPIANI (TANTA)

    Anggota  : a. MARTAWI (JARO)

b. WARDI UTOMO (UPAU)

c. HASAN (BANUA LAWAS)

2. Seksi Pengembangan SDM : TUGIRAN (UPAU)

     Anggota  : a. YULIUS SANTONO (UPAU)

 b. BAMBANG (MURUNG PUDAK)

 c. SALMAN (TANTA)

3. Seksi Inventaris Alat dan Mesin : NORHANSYAH (JARO)

    Anggota  : a. HARIDAH (TANJUNG)

b. MUTIYONO (BANUALAWAS)

c. IBRAHIM (JARO)

4. Seksi Perawatan dan Perbaikan Alat dan Mesin : MANSYAH (MUARA UYA)

    Anggota  : a. SYARIFUDIN (JARO)

b. JUMANTO (JARO)

c. JAHRANI (JARO)

5. Seksi Humas : FAHRIAN (BINTANG ARA)

    Anggota : a. MARIMAN (JARO)

b. ARDIANSYAH (JARO)

c. MARYADI (UPAU)

2.   Asosiasi UPJA Murakata, Periode 2015-2020 dengan kepengurusan sebagai berikut :

Ketua                     : SUWARTONO (BARABAI)

Wakil Ketua          : FAHRUDIN (HARUYAN)

Sekretaris              : KASERAN (BATUBENAWA)

Wakil sekretaris   : HUSNISSHADIQI (DISTANKAB)

Bendahara            : M. SYAIFULLAH (PANDAWAN)

Seksi – seksi

1. Seksi Usaha  : M. FAHRIADI (PANDAWAN)

   Anggota  :  a. RUMAJI (BIRAYANG)

b. DARMANSYAH (LABUAN AMAS SELATAN)

c. ABDUL KADIR (BATANG ALAI UTARA)

2. Seksi Pengembangan SDM : SUPARMAN (HARUYAN)

     Anggota  : a. ADY MUNIF (HANTAKAN)

 b. M. ANWAR (BIRAYANG)

 c. SALIMI (BARABAI)

3. Seksi Inventaris Alat dan Mesin : M. ARBAIN (BARABAI)

    Anggota  : a. MARSIMUN (BATANG ALAI SELATAN)

b. RONNI (LABUAN AMAS SELATAN)

c. AHMAD GHAJALI (PANDAWAN)

4. Seksi Perawatan dan Perbaikan Alat dan Mesin : KHAIRIL ANWAR (BARABAI)

    Anggota  : a. SUPRIANTO (BIRAYANG)

b. AHMAD (HANTAKAN)

c. MASJUNI (BATUBENAWA)

5. Seksi Humas : SURIADI (HARUYAN)

    Anggota  : a. SAMSUNI (HANTAKAN)

b. FANSYAH (LIMPASU)

c. SULAIMAN (LABUAN AMAS SELATAN)

Dengan terbentuknya Asosiasi UPJA Tingkat Kabupaten diharapkan dapat :

  • Memberikan Pelayanan kepada para anggotanya
  • Melalui asosiasi dapat melakukan pendekatan kepada pemerintah
  • Dapat tercipta komunikasi antara anggota
  • Dapat memecahkan masalah yang dihadapi anggota
  • Memudahkan pembinaan oleh petugas kabupten maupun provinsi.
Posted in Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, UPJA | Leave a comment

Pelatihan Operator Alsintan 2015

Pelatihan operator diarahkan untuk mengembangkan kapasitas para operator UPJA sekaligus peningkatan kualitas manajerial untuk skala lanjutan, hasil dari pelatihan ini diharapkan bisa membuat para pengelola UPJA semakin mandiri dan berkembang.

Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu :

  1. Adanya pemahaman bagi petani/operator alat dan mesin Pertanian tentang pengelolaan UPJA, perbengkelan alat dan mesin pertanian sehingga menumbuhkan terciptanya kerja yang aman dan produktif.
  2. Mendidik para peserta pelatihan menjadi tenaga operator pemula yang memiliki kopetensi tinggi dan mampu bersaing di dunia kerja nantinya.
  3. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan alat dan mesin sehingga operator akan bertanggung jawab, berdisiplin serta mengerti persyaratan alat dan mesin yang lebih efisien.

Sedangkan sasaran yang ingin dicapai dengan terlaksananya pelatihan ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan aspek koniktif, aspek epektif, aspek psikomotorik sehingga mampu mengoperasikan teknologi alat dan mesin pertanian, bahkan Usaha Pelayan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) mampu menerapkan fungsi utama kelembagaan.

Pelatihan operator ini dilaksanakan selama 11 hari dengan masing-masing angkatan selama 3 (tiga) hari yaitu angkatan pertama dari tanggal 13-15 April 2015, angkatan kedua dari 16-18 April 2015 dan angkatan ketiga dari 20-22 April 2015 yang bertempat di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia dini Nonformal dan Impormal (BP-PAUDNI) Regional IV Banjarbaru.

Peserta yang mengikuti pelatihan operator ini berjumlah 99 orang pada semua angkatan yang terdiri operator UPJA, PPL dan Babinsa dengan rincian sebagai berikut :

Angkatan I terdiri dari 35 orang

  • Kab. Banjar 8 orang
  • Kota Banjarbaru 6 orang
  • Kota Banjarmasin 5 orang
  • Kab. Baritokuala 8 orang
  • Kab. Tanah Laut 8 orang

Angkatan II terdiri dari 32 orang

  • Kab. Tabalong 8 orang
  • Kab. Balangan 8 orang
  • Kab. Hulu Sungai Utara 8 orang
  • Kab. Hulu Sungai Tengah 8 orang

Angkatan III terdiri dari 32 orang

  • Kab. Hulu Sungai Selatan 8 orang
  • Kab. Tapin 8 orang
  • Kab. Tanah Bumbu 8 orang
  • Kab. Kotabaru 8 orang

Materi pada kegiatan ini disampaikan dalam bentuk belajar mengajar yang dititik beratkan pada proses produksi alsintan meliputi :

  1. Kebijakan Pengembangan Alsintan di Kalimantan Selatan dalam mendukung UPSUS Pajale
  2. Peran Balai Alsintan Dalam Pengembangan Mekanisasi Pertanian di Kalimantan Selatan
  3. Dinamika Kelompok
  4. Perencanaan Operator dan Pengembangan UPJA
  5. Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  6. Internal Combustion Engine
  7. Operasional, Perawatan dan Perbaikan Engine Diesel
  8. Operasional, Perawatan dan Perbaikan Traktor Roda 2
  9. Operasional, Perawatan dan Perbaikan Engine Bensin
  10. Praktek Operasional dan Perawatan Engine Diesel
  11. Praktek Operasional dan Perawatan Traktor Roda 2
  12. Praktek Operasional dan Perawatan Engine Bensin

Dengan dilaksanakannya Pelatihan Operator ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Operator Alsintan di Kalimantan Selatan.

Posted in Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM | Leave a comment

Demontrasi Alsintan TPH

Pengembangan mekanisasi pertanian saat ini di kalimantan Selatan belum berkembang sepenuhnya mengingat beberapa faktor pembatas diantaranya proses transformasi dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi Alsintan terkendala dengan masih terbatasnya jumlah dan jenis Alsintan mulai pra tanam sampai pascapanen dan pengelolaan hasil sehingga sebagian petani belum dapat mengadopsi/mengenal alat tersebut baik bentuk maupun cara pengoperasian.

         

Untuk memperkenalkan dan mendorong pemasyarakatan Alsintan spesifikasi lokasi maka Balai Alat dan Mesin Pertanian TPH Prov. Kalsel melaksanakan kegiatan Demontrasi Alsintan TPH yang dilaksanakan pada hari Senin, 13 April 2015 di Desa Jaro, kec. Jaro,  Kab. Tabalong bersama dengan Gubernur Kalimantan Selatan, Korem 101 Antasari, Bupati Tabalong, Dandim 1008 Tanjung dan Kapolres Tabalong.

Kegiatan diawali dengan Demontrasi alat Combine Harvester yang merupakan kombinasi dari alat panen dan perontok padi dengan kapasitas 7-8 Ha/jam dilanjutkan dengan Demontrasi alat Transplanter yang merupakan mesin tanam yang mampu menanam benih padi 6 jam/ha. Setelah selasai demontrasi alat kegiatan selanjutnya yaitu sambutan-sambutan dan temu wicara bersama Gubernur Kalimantan Selatan Bapak Rudy Arifin.

         

Pada kesempatan tersebut juga telah ditandatangani nota kesepakatan antara Bupati Tabalong, Dandim 1008 tanjung dan Kapolres Tabalong untuk mendukung Pengawalan dan Pengawasan Distribusi Pupuk dan Hasil Panen dalam rangka menyukseskan Program Upsus PAJALE menuju Swasembada pangan 2015-2017 di Kab. Tabalong.

Selain itu beberapa Kelompok Tani di Kab. Tabalong mendapatkan Bantuan Alsintan berupa 10 Unit Hand Traktor Roda 2 dan 8 unit Pompa Air dengan sumber dana APBN Perubahan tahun 2015.

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, Pertanian | Leave a comment

PELATIHAN MODIFIKASI ALSINTAN

Kondisi pengembangan mekanisasi pertanian saat ini di Kalimantan Selatan belum sepenuhnya dapat berkembang mengingat beberapa hal yang menjadi faktor pembatas diantaranya proses transformasi dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi Alsintan mulai pra tanam sampai pascapanen dan pengelolahan hasil sehingga sebagian petani belum mampu mengadopsi Alsintan dengan baik bentuk maupun pengoperasiannya.

Permasalahan lain yang ditemukan dalam pengembangan Alsintan di Kalimantan Selatan yakni masih belum berkembangannya pemanfaatan Alsintan ditingkat petani yang disebabkan oleh kurangnya jumlah dan jenis Alsintan yang dimiliki oleh petani/poktan/gapoktan/UPJA, rendahnya pengusaan teknologi Alsintan oleh petani belum kuatnya dukungan dan fasilitas dari unsur terkait, serta masih rendahnya partisipasi pihak swasta dan BUMN.

Dalam rangka peningkatan produksi  tanaman pangan dan hortikultura, oleh petani maka pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian TPH Prov. Kalsel setiap tahunnya mengalokasikan dana untuk pengadaan Alsintan yang diperuntukkan bagi petani/poktan/gapoktan/UPJA.

Pengadaan peralatan oleh pihak ke 3 selalu melibatkan tim teknis dari pabrikan/ distributor alat untuk melakukan pelatihan untuk operasional/perawatan/pemeliharaan dan perakitan. Kedepannya diharapkan pelatihan tersebut dapat melibatkan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel yang memiliki tim mekanik bengkel beserta fasilitasnya. Sehingga untuk meningkatkan keterampilan tim mekanik bengkel dilaksanakan Pelatihan Modifikasi Alsintan. Kegiatan Pelatihan Modifikasi Alsintan ini dilaksanakan pada tanggal 22 – 26 Maret 2015 di Balai Besar Mekanisasi Pertanian (BBP-Mektan) Serpong, Tangerang , Banten.

Kegiatan Pelatihan Modifikasi Alsintan ini bertujuan untuk :

  • Meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan peserta untuk merakit beberapa jenis alat dan mesin pertanian.
  • Meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan peserta untuk mengoperasikan, merawat/memelihara beberapa alat dan mesin pertanian.

Adapun peserta pelatihan modifikasi alsintan ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari 1 orang pendamping, 5 orang petugas tim mekanik bengkel dan 4 orang petugas dari 3 kabupaten, yaitu 1 orang petugas dari Kab. Tanah laut, 1 orang petugas dari Kab. Barito Kuala dan 2 orang petugas dari Kab. Hulu Sungai Tengah.

Berikut materi yang disampaikan oleh pihak BBP-Mektan pada kegiatan Pelatihan Modifikasi Alsintan ini :

  1. Peran Litbang Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan oleh Bapak Dr. Ir. Agung Prabowo M.Eng.
  2. Pengenalan Sistem Teknis Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP-Mektan oleh Bapak Ir. Wachid B. Gunawan, M.Si.
  3. Pengenalan Hasil-hasil Penelitian dan Pengembangan, Perekayasaan Teknologi Mekanisasi Pertanian oleh Bapak Ir. Cicik Sriyanto.
  4. Alat Tanam Benih Langsung (ATABELA) Sistem Jajar Legowo (jarwo) BBP-Mektan oleh Bapak Ir. Agung Santosa.
  5. Praktek Pembuatan Alat Tanam Benih Langsung (ATABELA) Sistem Jajar Legowo (JARWO) BBP-Mektan oleh Bapak Andri Gunanto, ST, Bapak Tukiman dan Bapak Khotim Mulyono.
  6. Pengenalan Laboratorium Pengujian Alsintan Terakreditasi oleh Ibu Selly Widiastuti, Sp, M.Si.
  7. Praktek Penggunaan Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP-Mektan oleh Bapak Athoillah Azadi, S.Tp.
  8. Pembibitan Padi untuk Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP-Mektan oleh Bapak Suryadi.
  9. Praktek Pembuatan Dapok Bibit Padi untuk Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP Mektan oleh Bapak Hehen Suhendi.

Pada Pelatihan Modifikasi Alsintan tersebut para peserta belajar membuat Alat Tanam Langsung (ATABELA) Sistem Jajar Legowo yang sederhana. Selain itu juga para peserta diajarkan cara pengoperasian, merawat/memelihara alat Indo Jarwo Transplanter serta cara membuat persemaian padi yang diperuntukkan untuk alat tersebut.

        

Pelatihan yang dilaksanakan selama 3(tiga) hari efektif ini dirasakan sangat kurang karena masih banyak hal-hal yang perlu dipelajari untuk meningkatkan kompentensi para peserta khususnya tim mekanik bengkel.

     

Diharapkan pada masa yang akan datang ada pelatihan-pelatihan lainnya sehingga dapat meningkatkan keterampilan tim mekanik bengkel Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel.

Posted in Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM | Leave a comment

Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi

Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi ini dilaksanakan 1 (satu) hari efektif pada hari Selasa tanggal 10 Maret 2015 yang dihadiri oleh 50 orang peserta yang terdiri dari 12 orang Petugas Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Petugas TNI AD pada 12 Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Selatan dan pengurus Kelompok UPJA pada Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Selatan.

      

Kegiatan Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi ini dibuka secara resmi oleh Bapak Ir.  H. Farhurrahman selaku Kepala Dinas Pertanian TPH Prov. Kalimantan Selatan dan dihadiri oleh Seketaris Dinas Pertanian TPH Prov. Kalsel, Kepala Bidang dilingkup Dinas Pertanian TPH Prov. Kalsel serta Kepala UPT dilingkup Dinas Pertanian Prov. Kalsel.

Kegiatan ini bertujuan untuk :

  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi antara petugas dan kelompok UPJA kabupaten/kota se Kalimantan Selatan ;
  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi dan motivasi antar anggota kelompok UPJA serta untuk meningkatkan kelas UPJA ;
  • Mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh kelompok UPJA serta pemecahan masalah.

Adapun materi yang disampaikan pada Rapat Koordinasi tingkat Provinsi antaralain :

  • Kebijakan Pengembangan Alsintan TPH untuk Mendukung Pencapaian Produksi TPH, yang disampaikan oleh Bapak Ir. H. M. Arifin.
  • Program Pengembangan Sarana dan Prasarana Alsintan Mendukung Mekanisasi Pertanian di Kalimantan Selatan yang disampaikan oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar, MP.
  • Peranan Kelompok UPJA dan Pentingnya Asosiasi UPJA Mendukung Mekanisasi Pertanian di Kalimantan Selatan yang disampaikan oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar, MP.
  • Peranan Pelayanan Bengkel pada Kelompok UPJA Mendukung Kinerja UPJA di Kalimantan Selatan yang disampaikan oleh Bapak Budi Raharjo, STP, MT.
  • Pengalaman Pengurus Asosiasi UPJA Amandit yang disampaikan oleh Bapak Yusuf Efendi selaku Ketua Assosiasi UPJA Amandit.
Dengan dilaksanakannya Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi melibatkan TNI AD yang menjadi teman sekerja para petugas dilapangan dapat meningkatkan koordinasi, kerjasama dan komunikasi sehingga permasalahan yang dihadapi kelompok UPJA dapat teratasi dan kelompok UPJA dapat meningkatkan kinerja dan kelas UPJA.
Posted in Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel | Leave a comment

Kunjungan Peserta Diklat Teknis Agribisnis Padi Lahan Rawa

Pada hari Senin tanggal 2 Maret 2015, Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel menerima kunjungan peserta Diklat Teknis Agribisnis Padi Lahan Rawa yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang (BBPP Binuang) dengan jumlah peserta 30 orang serta didampingi oleh beberapa narasumber dari Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang (BBPP Binuang).

       

Kunjungan yang disambut baik oleh Kepala Seksi Pengembangan Teknologi, Ir. Vitaria Siregar, MP, Kepala Seksi Pelayanan Bengkel, Budi Raharjo, STP, MT dan para staf Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel.

     

Kunjungan yang dimaksudkan untuk mengenal, mengoperasikan, merawat dan memelihara Alsin yang diantaranya Alsin Pengolahan lahan baik pra tanam maupun pasca panen adapun Alsin yang dimaksud antaralain : Handtraktor roda 2 tipe Bajak dan Rotary, Paddy Reaper, Hydro tiller, Cultivator, Stripper,  Rice Transplanter, Paddy Mower dan Power Theaser.

 

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel | Leave a comment

PELATIHAN OPERATOR WEBSITE ALSINTAN 2015

Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan Website pada Balai Alsintan TPH Provinsi Kalimantan Selatan maka Balai Alsintan TPH melaksanakan Pelatihan Operator Website Alsintan yang diselenggarakan pada tanggal 26 Februari 2015 bertempat di Balai Pengembangan Pendidikkan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (BP – PAUDNI) Regional IV Banjarbaru.

Pelatihan Operator Website Alsintan ini bertujuan :

  • Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas untuk mengentry data Alsintan dan UPJA.
  • Untuk meningkatkan pemanfaatan Website statik data Alsintan TPH.

Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 14 orang yang terdiri dari 13 orang petugas operator Website pada 13 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan dan 1 orang operator Website Alsintan pada Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel.

        

Adapun materi yang disampaikan pada pelatihan ini yaitu :

  • Peranan Data Base Alsintan dan UPJA melalui Website alsintan di Kalimantan Selatan oleh Bapak Ir. H. M. Arifin.
  • Data Base Alsintan dan UPJA per – Kabupaten /Kota se-Kalimantan Selatan oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar, MP.
  • Entry Data base Alsintan dan UPJA per- Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan oleh Bapak Rakhmad Perryadhie.
  • Praktek Entry Data base Alsintan dan UPJA per- Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan oleh Bapak Rakhmad Perryadhie.

Pelatihan Operator Website Alsintan 2015 dibuka oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar selaku Kepala Seksi Pengembang Teknologi Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel mewakili Bapak Ir. H. M. Arifin selaku Kepala Balai Alat dan Mesin Pertanian TPH Prov. Kalimantan Selatan yang tidak dapat berhadir dikarenakan kesibukkan beliau untuk mngikuti rapat bersama anggota DPR. Dan dengan adanya pelatihan ini diharapkan Operator/petugas pengentry data disetiap kabupaten/kota dapat memahami dan memanfaatkan fasilitas Website ini dengan baik.

Posted in Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel | Leave a comment

KUNJUNGAN PESERTA PELATIHAN PENDAMPING KELOMPOK TANI WILAYAH JAJARAN KOREM 101/ ANTASARI

Pada hari Kamis tanggal 29 Januari 2015 Balai Alsintan TPH Prov. Kalimantan Selatan di Banjarbaru menerima kunjungan peserta Pelatihan Pendamping Kelompok Tani Bagi Babinsa di wilayah jajaran Korem 101/Antasari TA. 2015 sebanyak 75 orang.

        

Peserta didampingi oleh beberapa narasumber dari Balai Latihan Penyuluhan Pertanian (BLPP) dan Kepala Seksi Teritorial Korem 101/Antasari.

Kunjungan dimaksudkan agar para peserta dapat mengenal Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel serta dapat mengoperasikan, merawat dan memelihara Alsin yang dimaksud. Kegiatan diawali dengan menberikan penjelasan secara umum tentang keberadaan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar, MP dan dilanjutkan dengan penjelasan  teknis tentang pengenalan, perawatan dan pengoperasian beberapa peralatan pertanian seperti pengenalan alat olah lahan baik pra tanam dan pasca panen, perawatan alsintan, prosedur keselamatan pengoperasian alsintan dan lain – lain oleh Bapak Budi Raharjo, STP, MT.

      

Setelah diberikan penjelasan selanjutnya para peserta melakukan praktek pengoperasian Alsintan dibawah bimbingan Tim Mekanik Bengkel Alsintan seperti Hand Traktor baik yang tipe Bajak dan Rotary, Cultivator dan Paddy Reapper yang dilakukan secara bergantian dengan penuh antusias dan semangat yang tinggi.

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, Umum | Leave a comment

PENINGKATAN SDM PETUGAS ALSINTAN KE SUMBER TEKNOLOGI

Kegiatan Peningkatan SDM petugas ke sumber teknologi dilaksanakan pada tanggal 24-27 Maret 2014 di PT. Bahagia Jaya Sejahtera, Ciawi Bogor.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah :

  • Meningkatkan pengelolaan dan kemampuan para petugas tentang peralatan pengolahan hasil pertanian TPH.
  • Mendapatkan Informasi dan wawasan berkaitan dengan peralatan pengelolahan hasil pertanian TPH.

Kegiatan ini diikuti oleh 24 orang yang terdiri dari 10 orang petugas Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel dan 14 orang dari 6 Kabupaten yaitu :Kab. Batola (4 orang), Kab. Tabalong (3 orang), Kab. Balangan (2 orang), Kab. Hulu Sungai Utara (2 orang), Kab. Hulu Sungai Selatan (2 orang) dan Kab. Banjar (1 orang).

Pada kunjungan tersebut peserta disambut langsung oleh pimpinan PT. Bahagia Jaya Sejahtera yaitu :  Rizal Syarbini dan staf. Pada kesempatan tersebut kepada para peserta diberikan penjelasan tentang : awal berdirinya perusahaan, jenis peralatan-peralatan yang diproduksi hingga saat ini, peralatan yang sudah mendapatkan SNI, juga pemasaran alat-alat yang dihasilkan.

      

Setelah mendapatkan penjelasan yang cukup banyak, peserta juga diajak untuk melihat bengkel kerja Alsintan dimana para pekerja sedang mengerjakan pembuatan peralatan yang dipesan antaralain : Chopper sebanyak 255 unit yang dipesan oleh Direktorat PSP Kementrian Pertanian, APPO (Alat Pembuat Pupuk Organik), Power Thresher, Dryer, Mesin Penggilingan Padi dan lain-lain.

      

Pemesanan alat yang diproduksi oleh PT. Bahagia Jaya Sejahtera dapt dilakukan secara pribadi/perorangan atau melalui pihak ke tiga dengan mnggunakan E-Katolog, selain itu pemesanan alat-alat yang dilayani bukan hanya untuk daerah sekitar Pulau Jawa saja tetapi juga diluar Pulau Jawa seperti Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Pulau Sumatera.

     

Peralatan yang diproduksi yaitu :

  1. Alat dan Mesin Pasca Panen Padi (Paddy Reaper, Mesin Pemanen Padi, Hand Sprayer, Mesin Perontok Padi Mini, Mesin Perontok, Mesin Pedal Threser Bermotor, Dryer Box, Dryer Kompos Biomas, Mesin Gilingan Padi, Mesin Seed Cleaner, Mesin Giling Padi dan Mesin Rice Polisher).
  2. Alat dan Mesin Pasca Panen Kedelai (Dryer Box, Dryer Kompos Biomas, Mesin Perontok Kedelai, Mesin Seed Cleaner, Mesin Seperator/Pengayak Kedelai dan Timbangan Duduk).
  3. Alat dan Mesin Pasca Panen Kopi (Mesin Sangrai Kopi, Pengupas Kopi Basah, Pengupas Kopi Kering, Mesin Separator Biji Kopi, Dryer Box, Mesin Gongseng Kopi, Mesin Giling Kopi dan Mesin Pengemas Otomatis).
  4. Mesin Pasca Panen Tebu (Mesin Penggiling Tebu, Mesin Potong Tebu, Mesin Pemuat Tebu, Mesin Pengupas Daun Tebu, Mesin Pess Tebu dan Sealer Continue).

Harapan Kedepan selain mendapatkan wawasan dan informasi tentang peralatan pengelolahan hasil pertanian para peserta juga dapat meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan peralatan hasil pertanian tanaman pangan dan hortikultura, selain itu juga dapat memotivasi para petugas Alsintan untuk dapat mengembangkan pengerajin/Bengkel produksi alsintan yang ada demi kemajuan Teknologi di era-Mekanisasi ini di Indonesia khususnya di Kalimantan Selatan.

Posted in Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM, Umum | Leave a comment

PELATIHAN OPERATOR ALAT DAN MESIN PERTANIAN TAHUN 2014

Pelatihan Operator Alat dan Mesin Pertanian dilaksanakan oleh Balai Alat dan Mesin Pertanian TPH Prov. Kalsel selama 3 (tiga) hari efektif yaitu dari tanggal 17 – 19 Maret 2014 di BPKB – PNFI Banjarbaru.

Pelatihan Alat dan Mesin Pertanian bertujuan untuk membimbing para Operator Alsintan melalui peningkatan pengetahuan dan pengalaman berupa teori dan praktek langsung di lokasi tentang cara penggunaan alsintan di kelompok UPJA-nya masing – masing.

     

     

Pelatihan ini dibuka secara langsung oleh Plh Kepala Dinas Pertanian TPH Prov. Kalimantan Selatan, Bapak Ir. Fathurrahman yang dalam pengarahannya menekankan bahwa dengan dukungan alsintan memungkinkan terjadinya peningkatan efisiensi tenaga kerja, transfer teknologi dan peningkatan Intensitas Pertanaman (IP) dalam proses produksi. Pemanfaatan alsintan secara optimal akan sangat membantu memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi ditingkat lapangan.

      

     

Pada kegiatan Pelatihan Operator ini menghadirkan beberapa narasumber dari : Balai Alat dan Mesin Pertanian TPH Prov. Kalsel, Balai Latihan Kerja Prov. Kalel, Balai Besar Penyuluhan Pertanian Binuang dan Produsen Alsintan (CV. Karya Hidup Sentosa dan PT. Kubota Indonesia) dengan materi sebagai berikut :

  1. Kebijakan Pengembangan Alsintan di Kalimantan Selatan oleh Kepala Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, Bapak Ir. H. M. Arifin.
  2. Dinamika Kelompok oleh BBPP Binuang, Bapak Yusuf Rijayanto.
  3. Internal Cobustion Engine/Motor Bakar oleh Balai Latihan Kerja Prov. Kalsel, Bapak Kusdianto, Amd.
  4. Pengenalan alat dan Mesin Pertanian, oleh Bapak Siswo.
  5. Perencanaan Operasional dan Pengembangan Kelembagaan UPJA oleh Kepala Seksi Pengembangan Teknologi Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, Ibu Ir. Vitaria Siregar, MP.
  6. Manajemen Bengkel Pertanian oleh Kepala Seksi Pelayanan Bengkel Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, Bapak Budi Raharjo, STP, MT.
  7. Pembukuan Usaha Jasa Alsintan dan Permodalan Usaha UPJA, oleh Bapak Miswanto.
  8. Operasional Alat dan Mesin Pertanian oleh Bapak Suswanto dari CV. Karya Hidup Sentosa, Jogyakarta.
  9. Perawatan Alat dan Mesin Pertanian oleh Bapak Heri Zalasa dari PT. Kubota Indonesia, Semarang.
  10. Praktek di lapangan oleh Tim Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel.

     

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para operator dapat meningkatkan kinerjanya dalam mengoperasikan, merawat dan memelihara Alsin yang dikelola dalam kelompok UPJa-nya masing-masing.

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel | Leave a comment