RAPAT KOORDINASI TINGKAT KABUPATEN 2016

Kegiatan Rapat Koordinasi TK Kabupaten dan pembentukkan Asosiasi UPJA. (Kab. HSU)Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten yang dilaksanakan dalam rangka pembentukkan Asosiasi UPJA di tahun 2015 lalu telah dilaksanakan pada 5 (lima) Kabupaten antara lain,

  1. Kabupaten Tabalong pada tanggal 30 April 2015;
  2. Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada tanggal 7 Mei 2015;
  3. Kabupaten Barito Kuala pada tanggal 21 Mei 2015
  4. Kabupaten Balangan pada tanggal 3 November 2015
  5. Kabupaten Tanah Laut pada tanggal 1 Desember 2015

selengkapnya tentang Rapat Koordinasi TK Kabupaten 2015 klik disini Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten 2015

Kegiatan Rapat Koordinasi TK Kabupaten dan pembentukkan Asosiasi UPJA. (Kab. Kotabaru)         Kegiatan Rapat Koordinasi TK Kabupaten dan pembentukkan Asosiasi UPJA. (Kab. Banjar)

Kegiatan Rapat Koordinasi TK Kabupaten dan pembentukkan Asosiasi UPJA. (Kab. Tanah Bumbu)

Untuk terwujudnya Asosiasi UPJA tingkat Provinsi dan berdasarkan Surat Keputusan KPA-SKPD Balai Alat dan Mesin Pertanian Kalimantan Selatan Nomor : 024/KPA-SKPD/I/2016 tanggal 12 Januari 2016 maka Balai Alat dan Mesin Pertanian TPH Prov. Kalimantan Selatan di tahun 2016 kembali melaksanakan Rapat Koordinasi UPJA Tingkat Kabupaten 2016 antaralain di : Continue reading

Posted in Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM, Umum, UPJA | Leave a comment

DEMONTRASI ALSINTAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN 2016

Bapak Gubernur Kalimantan Selatan Bapak H. Sahbirin Noor memberikan sambutan dan arahan pada para peserta dan undangan. (Kab. Tapin)

Bapak Gubernur Kalimantan Selatan Bapak H. Sahbirin Noor memberikan sambutan dan arahan pada para peserta dan undangan. (Kab. Tapin)

Mekanisasi pertanian sebagai supporting sistem mempunyai peran penting dalam mendukung pembangunan di sektor pertanian. Alat dan mesin pertanian (Alsintan) sangat diperlukan dalam upaya mendukung peningkatan produksi dan produktifitas serta kualitas hasil pertanian. Faktor penting yang menentukan keberlanjutan dan keberhasilan pengembangan mekanisasi pertanian tersebut memerlukan strategi dan langkah pengembangan alsintan yang berdasarkan prinsip spesifik lokasi dalam aspek teknologi maupun insfastruktur dan kelembagaan penunjangnya.

Demontrasi Alsintan 2016 Continue reading

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM, Umum | Leave a comment

RAPAT KOORDINASI TINGKAT KABUPATEN 2015

Pembukaan Acara Pembentukan Asosiasi UPJA Tabalong oleh Kepala DInas Kab. Tabolang Beserta Kepala Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel. (Tanjung)Salah satu pengembangan dan pemanfaatan Alsintan di lapangan dilakukan melalui pendekatan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA). Keberadaan UPJA didaerah sentra produksi akan menjadi solusi dalam mengatasi kebutuhan Alsintan bagi petani untuk mengolah lahan pertanian, pengairan, panen dan pascapanen sekaligus juga menjadi solusi dalam mengatasi kelangkaan tenaga kerja perdesaan.

       

Pembinaan kelompok UPJA yang tersebar pada Kab/Kota se-Kalimantan Selatan dilakukan secara berkesinambungan, namun karena banyaknya kelompok UPJA tersebut tidak semuanya dapat dilakukan pembinaan/penyuluhan setiap tahunnya sehingga untuk memudahkan pembinaan/penyuluhan kepada kelompok UPJA yang sudah terbentuk di kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan perlu dibentuk suatu wadah UPJA berupa Asosiasi.

Pertemuan Rakorkab di Kab. Barito Kuala       Pertemuan Rakorkab di Kab. Balangan.

Pada tahun 2015 ini Balai Alat dan Mesin Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan pertemuan koordinasi dalam rangka pembentukkan Asosiasi UPJA pada 5 (lima) kabupaten.

Adapun tujuan Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten yaitu :

  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi antara petugas dan kelompok UPJA
  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi dan motivasi antara anggota kelompok UPJA serta untuk meningkatkan kelas UPJA
  • Membentuk Asosiasi UPJA pada 5 Kabupaten.

 

         

Keluaran (output) dari kegiatan ini yaitu :

  • Terjalinnya koordinasi, komunikasi antara petugas dan anggota kelompok UPJA.
  • Terjalinnya koordinasi, komunikasi yang baik antara anggota kelompok UPJA serta meningkatkan motivasi kelompok UPJA untuk meningkatkan kelas UPJA.

IMG_5445          IMG_5449

Rapat koordinasi tingkat kabupaten dalam rangka pembentukkan Asosiasi UPJA dilaksanakan pada 5 (lima) Kabupaten yaitu di :

  1. Kabupaten Tabalong pada tanggal 30 April 2015;
  2. Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada tanggal 7 Mei 2015;
  3. Kabupaten Barito Kuala pada tanggal 21 Mei 2015
  4. Kabupaten Balangan pada tanggal 3 November 2015
  5. Kabupaten Tanah Laut pada tanggal 1 Desember 2015

       

Adapun Asosiasi UPJA dan kepengurusannya adalah sebagai berikut :

  1. Asosiasi UPJA “Tabalong Bersatu” Kabupaten Tabalong, Periode 2015-2018 dengan susunan kepengurusan :  download link KEPENGURUSAN ASOSIASI UPJA TABALONG BERSATU KAB. TABALONG

Photo Bersama Kepengurusan Asosiasi UPJA Tabalong Bersatu. (Tanjung)

2. Asosiasi UPJA “Murakata” Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Periode 2015-2018 dengan susunan kepengurusan :  download link KEPENGURUSAN ASOSIASI UPJA MURAKATA KAB. HULU SUNGAI TENGAH

Photo bersama Kepengurusan Asosiasi UPJA Murakata. (Barabai)

3. Asosiasi UPJA “Selidah” Kabupaten Barito Kuala Periode 2015-2018 dengan susunan kepengurusan :  download link KEPENGURUSAN ASOSIASI UPJA SELIDAH KAB. BARITO KUALA

Foto bersama dengan kepengurusan Asosiasi UPJA selidah Kab. Batola (Marabahan)

4. Asosiasi UPJA “Pelita Sanggam Jaya” Kabupaten Balangan Periode 2015-2018 dengan susunan kepengurusan :  download link KEPENGURUSAN ASOSIASI UPJA PELITA SANGGAM JAYA KAB. BALANGAN

Foto bersama dengan Kepengurusan Asosiasi UPJA Pelita Sanggam Jaya Kab. Balangan (Paringin)

5. Asosiasi UPJA “Tuntung Pandang” Kabupaten Tanah Laut Periode 2015-2018 dengan susunan kepengurusan :  download link KEPENGURUSAN ASOSIASI UPJA TUNTUNG PANDANG KAB. TANAH LAUT

Kegiatan Rakor Kab. Tanah Laut (Pelaihari)

Dengan terbentuknya Asosiasi UPJA Tingkat Kabupaten diharapkan dapat :

  • Memberikan Pelayanan kepada para anggotanya
  • Melalui asosiasi dapat melakukan pendekatan kepada pemerintah
  • Dapat tercipta komunikasi antara anggota
  • Dapat memecahkan masalah yang dihadapi anggota
  • Memudahkan pembinaan oleh petugas kabupten maupun provinsi.
Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM, Umum, UPJA | Leave a comment

Pelatihan Operator Alsintan 2015

Pelatihan operator diarahkan untuk mengembangkan kapasitas para operator UPJA sekaligus peningkatan kualitas manajerial untuk skala lanjutan, hasil dari pelatihan ini diharapkan bisa membuat para pengelola UPJA semakin mandiri dan berkembang.

Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu :

  1. Adanya pemahaman bagi petani/operator alat dan mesin Pertanian tentang pengelolaan UPJA, perbengkelan alat dan mesin pertanian sehingga menumbuhkan terciptanya kerja yang aman dan produktif.
  2. Mendidik para peserta pelatihan menjadi tenaga operator pemula yang memiliki kopetensi tinggi dan mampu bersaing di dunia kerja nantinya.
  3. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan alat dan mesin sehingga operator akan bertanggung jawab, berdisiplin serta mengerti persyaratan alat dan mesin yang lebih efisien.

Sedangkan sasaran yang ingin dicapai dengan terlaksananya pelatihan ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan aspek koniktif, aspek epektif, aspek psikomotorik sehingga mampu mengoperasikan teknologi alat dan mesin pertanian, bahkan Usaha Pelayan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) mampu menerapkan fungsi utama kelembagaan.

Pelatihan operator ini dilaksanakan selama 11 hari dengan masing-masing angkatan selama 3 (tiga) hari yaitu angkatan pertama dari tanggal 13-15 April 2015, angkatan kedua dari 16-18 April 2015 dan angkatan ketiga dari 20-22 April 2015 yang bertempat di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia dini Nonformal dan Impormal (BP-PAUDNI) Regional IV Banjarbaru.

Peserta yang mengikuti pelatihan operator ini berjumlah 99 orang pada semua angkatan yang terdiri operator UPJA, PPL dan Babinsa dengan rincian sebagai berikut :

Angkatan I terdiri dari 35 orang

  • Kab. Banjar 8 orang
  • Kota Banjarbaru 6 orang
  • Kota Banjarmasin 5 orang
  • Kab. Baritokuala 8 orang
  • Kab. Tanah Laut 8 orang

Angkatan II terdiri dari 32 orang

  • Kab. Tabalong 8 orang
  • Kab. Balangan 8 orang
  • Kab. Hulu Sungai Utara 8 orang
  • Kab. Hulu Sungai Tengah 8 orang

Angkatan III terdiri dari 32 orang

  • Kab. Hulu Sungai Selatan 8 orang
  • Kab. Tapin 8 orang
  • Kab. Tanah Bumbu 8 orang
  • Kab. Kotabaru 8 orang

Materi pada kegiatan ini disampaikan dalam bentuk belajar mengajar yang dititik beratkan pada proses produksi alsintan meliputi :

  1. Kebijakan Pengembangan Alsintan di Kalimantan Selatan dalam mendukung UPSUS Pajale
  2. Peran Balai Alsintan Dalam Pengembangan Mekanisasi Pertanian di Kalimantan Selatan
  3. Dinamika Kelompok
  4. Perencanaan Operator dan Pengembangan UPJA
  5. Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  6. Internal Combustion Engine
  7. Operasional, Perawatan dan Perbaikan Engine Diesel
  8. Operasional, Perawatan dan Perbaikan Traktor Roda 2
  9. Operasional, Perawatan dan Perbaikan Engine Bensin
  10. Praktek Operasional dan Perawatan Engine Diesel
  11. Praktek Operasional dan Perawatan Traktor Roda 2
  12. Praktek Operasional dan Perawatan Engine Bensin

Dengan dilaksanakannya Pelatihan Operator ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Operator Alsintan di Kalimantan Selatan.

Posted in Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM | Leave a comment

Demontrasi Alsintan TPH

Pengembangan mekanisasi pertanian saat ini di kalimantan Selatan belum berkembang sepenuhnya mengingat beberapa faktor pembatas diantaranya proses transformasi dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi Alsintan terkendala dengan masih terbatasnya jumlah dan jenis Alsintan mulai pra tanam sampai pascapanen dan pengelolaan hasil sehingga sebagian petani belum dapat mengadopsi/mengenal alat tersebut baik bentuk maupun cara pengoperasian.

         

Untuk memperkenalkan dan mendorong pemasyarakatan Alsintan spesifikasi lokasi maka Balai Alat dan Mesin Pertanian TPH Prov. Kalsel melaksanakan kegiatan Demontrasi Alsintan TPH yang dilaksanakan pada hari Senin, 13 April 2015 di Desa Jaro, kec. Jaro,  Kab. Tabalong bersama dengan Gubernur Kalimantan Selatan, Korem 101 Antasari, Bupati Tabalong, Dandim 1008 Tanjung dan Kapolres Tabalong.

Kegiatan diawali dengan Demontrasi alat Combine Harvester yang merupakan kombinasi dari alat panen dan perontok padi dengan kapasitas 7-8 Ha/jam dilanjutkan dengan Demontrasi alat Transplanter yang merupakan mesin tanam yang mampu menanam benih padi 6 jam/ha. Setelah selasai demontrasi alat kegiatan selanjutnya yaitu sambutan-sambutan dan temu wicara bersama Gubernur Kalimantan Selatan Bapak Rudy Arifin.

         

Pada kesempatan tersebut juga telah ditandatangani nota kesepakatan antara Bupati Tabalong, Dandim 1008 tanjung dan Kapolres Tabalong untuk mendukung Pengawalan dan Pengawasan Distribusi Pupuk dan Hasil Panen dalam rangka menyukseskan Program Upsus PAJALE menuju Swasembada pangan 2015-2017 di Kab. Tabalong.

Selain itu beberapa Kelompok Tani di Kab. Tabalong mendapatkan Bantuan Alsintan berupa 10 Unit Hand Traktor Roda 2 dan 8 unit Pompa Air dengan sumber dana APBN Perubahan tahun 2015.

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, Pertanian | Leave a comment

PELATIHAN MODIFIKASI ALSINTAN

Kondisi pengembangan mekanisasi pertanian saat ini di Kalimantan Selatan belum sepenuhnya dapat berkembang mengingat beberapa hal yang menjadi faktor pembatas diantaranya proses transformasi dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi Alsintan mulai pra tanam sampai pascapanen dan pengelolahan hasil sehingga sebagian petani belum mampu mengadopsi Alsintan dengan baik bentuk maupun pengoperasiannya.

Permasalahan lain yang ditemukan dalam pengembangan Alsintan di Kalimantan Selatan yakni masih belum berkembangannya pemanfaatan Alsintan ditingkat petani yang disebabkan oleh kurangnya jumlah dan jenis Alsintan yang dimiliki oleh petani/poktan/gapoktan/UPJA, rendahnya pengusaan teknologi Alsintan oleh petani belum kuatnya dukungan dan fasilitas dari unsur terkait, serta masih rendahnya partisipasi pihak swasta dan BUMN.

Dalam rangka peningkatan produksi  tanaman pangan dan hortikultura, oleh petani maka pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian TPH Prov. Kalsel setiap tahunnya mengalokasikan dana untuk pengadaan Alsintan yang diperuntukkan bagi petani/poktan/gapoktan/UPJA.

Pengadaan peralatan oleh pihak ke 3 selalu melibatkan tim teknis dari pabrikan/ distributor alat untuk melakukan pelatihan untuk operasional/perawatan/pemeliharaan dan perakitan. Kedepannya diharapkan pelatihan tersebut dapat melibatkan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel yang memiliki tim mekanik bengkel beserta fasilitasnya. Sehingga untuk meningkatkan keterampilan tim mekanik bengkel dilaksanakan Pelatihan Modifikasi Alsintan. Kegiatan Pelatihan Modifikasi Alsintan ini dilaksanakan pada tanggal 22 – 26 Maret 2015 di Balai Besar Mekanisasi Pertanian (BBP-Mektan) Serpong, Tangerang , Banten.

Kegiatan Pelatihan Modifikasi Alsintan ini bertujuan untuk :

  • Meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan peserta untuk merakit beberapa jenis alat dan mesin pertanian.
  • Meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan peserta untuk mengoperasikan, merawat/memelihara beberapa alat dan mesin pertanian.

Adapun peserta pelatihan modifikasi alsintan ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari 1 orang pendamping, 5 orang petugas tim mekanik bengkel dan 4 orang petugas dari 3 kabupaten, yaitu 1 orang petugas dari Kab. Tanah laut, 1 orang petugas dari Kab. Barito Kuala dan 2 orang petugas dari Kab. Hulu Sungai Tengah.

Berikut materi yang disampaikan oleh pihak BBP-Mektan pada kegiatan Pelatihan Modifikasi Alsintan ini :

  1. Peran Litbang Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan oleh Bapak Dr. Ir. Agung Prabowo M.Eng.
  2. Pengenalan Sistem Teknis Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP-Mektan oleh Bapak Ir. Wachid B. Gunawan, M.Si.
  3. Pengenalan Hasil-hasil Penelitian dan Pengembangan, Perekayasaan Teknologi Mekanisasi Pertanian oleh Bapak Ir. Cicik Sriyanto.
  4. Alat Tanam Benih Langsung (ATABELA) Sistem Jajar Legowo (jarwo) BBP-Mektan oleh Bapak Ir. Agung Santosa.
  5. Praktek Pembuatan Alat Tanam Benih Langsung (ATABELA) Sistem Jajar Legowo (JARWO) BBP-Mektan oleh Bapak Andri Gunanto, ST, Bapak Tukiman dan Bapak Khotim Mulyono.
  6. Pengenalan Laboratorium Pengujian Alsintan Terakreditasi oleh Ibu Selly Widiastuti, Sp, M.Si.
  7. Praktek Penggunaan Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP-Mektan oleh Bapak Athoillah Azadi, S.Tp.
  8. Pembibitan Padi untuk Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP-Mektan oleh Bapak Suryadi.
  9. Praktek Pembuatan Dapok Bibit Padi untuk Transplanter Indo Jarwo Transplanter BBP Mektan oleh Bapak Hehen Suhendi.

Pada Pelatihan Modifikasi Alsintan tersebut para peserta belajar membuat Alat Tanam Langsung (ATABELA) Sistem Jajar Legowo yang sederhana. Selain itu juga para peserta diajarkan cara pengoperasian, merawat/memelihara alat Indo Jarwo Transplanter serta cara membuat persemaian padi yang diperuntukkan untuk alat tersebut.

        

Pelatihan yang dilaksanakan selama 3(tiga) hari efektif ini dirasakan sangat kurang karena masih banyak hal-hal yang perlu dipelajari untuk meningkatkan kompentensi para peserta khususnya tim mekanik bengkel.

     

Diharapkan pada masa yang akan datang ada pelatihan-pelatihan lainnya sehingga dapat meningkatkan keterampilan tim mekanik bengkel Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel.

Posted in Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, SDM | 119 Comments

Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi

Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi ini dilaksanakan 1 (satu) hari efektif pada hari Selasa tanggal 10 Maret 2015 yang dihadiri oleh 50 orang peserta yang terdiri dari 12 orang Petugas Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Petugas TNI AD pada 12 Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Selatan dan pengurus Kelompok UPJA pada Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Selatan.

      

Kegiatan Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi ini dibuka secara resmi oleh Bapak Ir.  H. Farhurrahman selaku Kepala Dinas Pertanian TPH Prov. Kalimantan Selatan dan dihadiri oleh Seketaris Dinas Pertanian TPH Prov. Kalsel, Kepala Bidang dilingkup Dinas Pertanian TPH Prov. Kalsel serta Kepala UPT dilingkup Dinas Pertanian Prov. Kalsel.

Kegiatan ini bertujuan untuk :

  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi antara petugas dan kelompok UPJA kabupaten/kota se Kalimantan Selatan ;
  • Meningkatkan koordinasi, komunikasi dan motivasi antar anggota kelompok UPJA serta untuk meningkatkan kelas UPJA ;
  • Mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh kelompok UPJA serta pemecahan masalah.

Adapun materi yang disampaikan pada Rapat Koordinasi tingkat Provinsi antaralain :

  • Kebijakan Pengembangan Alsintan TPH untuk Mendukung Pencapaian Produksi TPH, yang disampaikan oleh Bapak Ir. H. M. Arifin.
  • Program Pengembangan Sarana dan Prasarana Alsintan Mendukung Mekanisasi Pertanian di Kalimantan Selatan yang disampaikan oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar, MP.
  • Peranan Kelompok UPJA dan Pentingnya Asosiasi UPJA Mendukung Mekanisasi Pertanian di Kalimantan Selatan yang disampaikan oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar, MP.
  • Peranan Pelayanan Bengkel pada Kelompok UPJA Mendukung Kinerja UPJA di Kalimantan Selatan yang disampaikan oleh Bapak Budi Raharjo, STP, MT.
  • Pengalaman Pengurus Asosiasi UPJA Amandit yang disampaikan oleh Bapak Yusuf Efendi selaku Ketua Assosiasi UPJA Amandit.
Dengan dilaksanakannya Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi melibatkan TNI AD yang menjadi teman sekerja para petugas dilapangan dapat meningkatkan koordinasi, kerjasama dan komunikasi sehingga permasalahan yang dihadapi kelompok UPJA dapat teratasi dan kelompok UPJA dapat meningkatkan kinerja dan kelas UPJA.
Posted in Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel | 105 Comments

Kunjungan Peserta Diklat Teknis Agribisnis Padi Lahan Rawa

Pada hari Senin tanggal 2 Maret 2015, Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel menerima kunjungan peserta Diklat Teknis Agribisnis Padi Lahan Rawa yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang (BBPP Binuang) dengan jumlah peserta 30 orang serta didampingi oleh beberapa narasumber dari Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang (BBPP Binuang).

       

Kunjungan yang disambut baik oleh Kepala Seksi Pengembangan Teknologi, Ir. Vitaria Siregar, MP, Kepala Seksi Pelayanan Bengkel, Budi Raharjo, STP, MT dan para staf Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel.

     

Kunjungan yang dimaksudkan untuk mengenal, mengoperasikan, merawat dan memelihara Alsin yang diantaranya Alsin Pengolahan lahan baik pra tanam maupun pasca panen adapun Alsin yang dimaksud antaralain : Handtraktor roda 2 tipe Bajak dan Rotary, Paddy Reaper, Hydro tiller, Cultivator, Stripper,  Rice Transplanter, Paddy Mower dan Power Theaser.

 

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel | 118 Comments

PELATIHAN OPERATOR WEBSITE ALSINTAN 2015

Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan Website pada Balai Alsintan TPH Provinsi Kalimantan Selatan maka Balai Alsintan TPH melaksanakan Pelatihan Operator Website Alsintan yang diselenggarakan pada tanggal 26 Februari 2015 bertempat di Balai Pengembangan Pendidikkan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (BP – PAUDNI) Regional IV Banjarbaru.

Pelatihan Operator Website Alsintan ini bertujuan :

  • Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas untuk mengentry data Alsintan dan UPJA.
  • Untuk meningkatkan pemanfaatan Website statik data Alsintan TPH.

Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 14 orang yang terdiri dari 13 orang petugas operator Website pada 13 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan dan 1 orang operator Website Alsintan pada Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel.

        

Adapun materi yang disampaikan pada pelatihan ini yaitu :

  • Peranan Data Base Alsintan dan UPJA melalui Website alsintan di Kalimantan Selatan oleh Bapak Ir. H. M. Arifin.
  • Data Base Alsintan dan UPJA per – Kabupaten /Kota se-Kalimantan Selatan oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar, MP.
  • Entry Data base Alsintan dan UPJA per- Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan oleh Bapak Rakhmad Perryadhie.
  • Praktek Entry Data base Alsintan dan UPJA per- Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan oleh Bapak Rakhmad Perryadhie.

Pelatihan Operator Website Alsintan 2015 dibuka oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar selaku Kepala Seksi Pengembang Teknologi Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel mewakili Bapak Ir. H. M. Arifin selaku Kepala Balai Alat dan Mesin Pertanian TPH Prov. Kalimantan Selatan yang tidak dapat berhadir dikarenakan kesibukkan beliau untuk mngikuti rapat bersama anggota DPR. Dan dengan adanya pelatihan ini diharapkan Operator/petugas pengentry data disetiap kabupaten/kota dapat memahami dan memanfaatkan fasilitas Website ini dengan baik.

Posted in Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel | Leave a comment

KUNJUNGAN PESERTA PELATIHAN PENDAMPING KELOMPOK TANI WILAYAH JAJARAN KOREM 101/ ANTASARI

Pada hari Kamis tanggal 29 Januari 2015 Balai Alsintan TPH Prov. Kalimantan Selatan di Banjarbaru menerima kunjungan peserta Pelatihan Pendamping Kelompok Tani Bagi Babinsa di wilayah jajaran Korem 101/Antasari TA. 2015 sebanyak 75 orang.

        

Peserta didampingi oleh beberapa narasumber dari Balai Latihan Penyuluhan Pertanian (BLPP) dan Kepala Seksi Teritorial Korem 101/Antasari.

Kunjungan dimaksudkan agar para peserta dapat mengenal Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel serta dapat mengoperasikan, merawat dan memelihara Alsin yang dimaksud. Kegiatan diawali dengan menberikan penjelasan secara umum tentang keberadaan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel oleh Ibu Ir. Vitaria Siregar, MP dan dilanjutkan dengan penjelasan  teknis tentang pengenalan, perawatan dan pengoperasian beberapa peralatan pertanian seperti pengenalan alat olah lahan baik pra tanam dan pasca panen, perawatan alsintan, prosedur keselamatan pengoperasian alsintan dan lain – lain oleh Bapak Budi Raharjo, STP, MT.

      

Setelah diberikan penjelasan selanjutnya para peserta melakukan praktek pengoperasian Alsintan dibawah bimbingan Tim Mekanik Bengkel Alsintan seperti Hand Traktor baik yang tipe Bajak dan Rotary, Cultivator dan Paddy Reapper yang dilakukan secara bergantian dengan penuh antusias dan semangat yang tinggi.

Posted in Alat dan Mesin Pertanian, Kegiatan Balai Alsintan TPH Prov. Kalsel, Umum | 23 Comments